PMOH

PESAN-PESAN PENTING

1. Diharapkan semua peserta rajin mengecek "junk email" karena terkadang email dari milis masuk ke kolom tersebut tanpa kita kehendaki.

2. Sebelum menayangkan setiap tugas menulis di blog ini, mohon isi "label" di sebelah kanan dengan nama masing-masing peserta untuk memudahkan pembimbing mengidentifikasinya.

3. Semua tulisan yang telah dikirim dan ditayangkan tidak boleh dihapus, melainkan boleh diedit dan di bagian kanan judul tulisan dapat diberikan keterangan tambahan (misalnya: Edit 1, Edit 2, dst). Dengan begitu hasil review yang ditulis di kolom komentar oleh pembimbing tidak terhapus;

4. Para peserta bebas memberikan komentar yang saling membangun pada tulisan peserta lainnya.

***

Rabu, 18 April 2018

Modul 5 : Setting, Tema, Deskripsi, Dialog, dan Judul

Tugas Modul - 5 JK180418

Deskripsi

1.

Tugas Deskripsi :
Sore itu, pasir-pasir laut berhamburan, digerus angin laut yang bertiup kencang. Agus, anak semata wayang Pak Sarim, tengah menanti bapaknya di tepi pantai Pangandaran - Ciamis, sepulang dari sekolah. Anak kelas 5 SD ini, terkadang ikut melaut bersama bapaknya hanya pada saat libur saja. Wajahnya sumringah ketika dari kejauhan samar-samar terlihat bapaknya bergerak ke darat, menarik tali panjang jaring penangkap ikan di tepi laut Pangandaran - Ciamis.


Deskripsi - Cerpen Icha :
Icha, anak semata wayang. Gadis manis 9 tahun ini, berkulit agak gelap dan bermata bulat. Bersekolah di SD Negeri, kelas 3, Kota Cimahi. Ayah Icha di PHK beberapa tahun lalu, dan tak punya pekerjaan tetap. Meski sebagian uang  pesangon telah digunakannya  untuk modal buka warung sayur-mayur dan beberapa keperluan sehari-hari, tapi kehidupannya belum beranjak dari kemiskinan.



2. 
Tugas Dialog :


Sepulang sekolah, tanpa berganti baju, Ita dan Mia langsung bermain stick. Mereka adalah teman satu sekolah, di SD Panggelar Budi - Kota Cimahi, kelas 3 SD. Siang itu, udara agak panas, dan angin bertiup perlahan.

“Kamu aja duluan!” seru Ita
“Kamu aja … aku lagi nyiapin stick buat main, “ jawab Mia.

Stick kayu tersebut sisa batang pegangan Es Krim yang dikumpulkan berhari-hari.

Ita melemparkan stick-nya, disusul kemudian oleh Mia. Meskipun dengan tenaga ekstra, stick keduanya tak bisa terlempar jauh. Kembali mendekati pelemparnya, terhadang oleh angin yang bertiup kencang.

“ Horee … aku paling jauh, “ kata Ita dengan bangga.
“ Ya udah, aku kalah. Nich tak bayar sama stick,” Mia menjawab.



Tugas Dialog - Cerpen Icha :

“Ibu ... , Icha pulang!” Icha menyapa ibu dari depan warungnya.

Dari pintu samping, Ibu mendekati Icha yang sudah berada di ruang tamu.

“Makanlah Icha, tempe tadi pagi sudah ibu goreng lagi,” kata ibu.
“Ganti baju dulu, cuci kaki dan tangan, baru makan ya,”kata Ibu menambahkan.

 “Baik, Bu,“  jawab Icha sambil berlalu menuju kamar mandi.

Setelah badannya bersih, Icha berganti baju dan langsung makan.



3. Judul

1. Icha Ingin Ikut Piknik ke Jakarta
2. Icha Ingin Ikut Piknik
3. Icha Ingin Piknik
4. Kuatir Tak Ikut Piknik
5. Sedihnya Bila Tak Ikut Piknik
6. Tak Punya Uang Buat Piknik
7. Maunya Ikut Piknik
8. Icha Ingin Piknik
9. Bahagianya  Bila Ikut Piknik
10. Rencana Piknik ke Taman Mini

Pilihan utk Cerpen : Sedihnya Bila Tak Ikut Piknik

1 komentar:

  1. Terima kasih Pak Johanes untuk tugas Modul ke-5. Berikut ini komentar dari saya atas tugas tersebut:

    Deskripsi:
    Deskrispi cerita tentang Agus yang menunggu ayahnya di tepi pantai. Menurut saya deskripsnya yang bagus dan lengkap. Ada penggambaran suasana di pantai yang melibatkan panca indera. Demikian juga deskripsi cerita tentang Icha menurut saya sudah bagus.


    Dialog:

    Tugas membuat dialog antara Ita dan Mia sudah bagus, apalagi disertai seting dan adegan mereka bermain. Koreksi dari saya adalah agar Pak Johanes menggunakan bahasa yang baku/benar. Misalnya: “Kamu aja duluan!” seru Ita. Kata “aja” sebaiknya ditulis “saja”, karena bahasa yang benarnya adalah “saja”. Kalau Pak Johanes mau menggunakan kata “aja”, harap dibuat italic (huruf miring) menjadi “Kamu aja duluan”. Karena dengan dibuat huruf miring itu menandakan bahasa cak atau percakapan sehari-hari yang tidak baku.
    Demikian juga halnya dengan kalimat “Ya udah, aku kalah. Nich tak bayar dengan stick,” Mia menjawab. Kalimat bakunya adalah “Ya, sudah, aku kalah. Nih, tak bayar sama stik,” Mia menjawab. Tolong perhatikan kata-kata yang saya beri huruf tebal menunjukkan kata yang baku/benar.

    Untuk membantu Pak Johanes terbiasa menggunakan kata-kata yang baku sehingga kalimat ceritanya menjadi kalimat yang baik, silakan Bapak lihat link tentang penggunaan EYD yang disempurnakan. Link-nya tersedia di Warta Mingguan, 19 Maret 2018.


    Judul:
    Mengenai judul, pilihan yang Pak Johanes buat cukup banyak dan beragam. Sebagai masukan untuk Pak Johanes, mohon dibuatkan judul dengan tiga kata saja. Judul yang panjang akan sulit diingat. Mohon dibaca lagi modul 5 yang membahas tentang judul. Pak Johanes bisa menyebut nama Icha, namun bisa juga memilih satu kata yang menggambarkan semangat Icha untuk bisa ikut piknik.

    Misalnya:
    - Icha Ingin Piknik
    - Piknik Impian Icha

    Selamat berpikir-pikir, saya yakin Pak Yohanes akan mendapatkan judul yang sederhana, pendek, dan menarik untuk cerita Icha.

    Terima kasih Pak Johanes. Tetap semangat dan saya yakin Bapak akan berhasil dalam membuat cerita anak-anak yang baik dan menarik.

    Salam,
    Yunita

    BalasHapus